Tuesday, June 23, 2020

Jauhi Begitu Seringkali Larang Anak Terkecuali pada Beberapa Situasi Ini

Pada step beberapa anak, seorang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi sekali serta memcoba lakukan beberapa jenis hal. Pada umur 1-5 tahun umumnya meraka banyak mempelajari serta bertambah lebih kreatif.


"Di waktu Toddler 1-3 tahun, anak mulai belajar untuk mandiri, diawali dengan belajar lakukan beberapa hal yang simpel sendiri. Masuk umur Prasekolah anak mulai belajar untuk mempunyai rasa tanggung jawab serta mempunyai tekad," tutur Psikolog medis, Dra. Ratih Ibrahim, M.M., dalam Webinar bersama-sama Nestle Dancow waktu lalu.

Seringkali orang-tua juga larang anak saat lakukan hal yang beresiko serta ucapkan kata jangan. Meskipun kebanyakan memberi larangan atau mengatakan jangan pada anak akan membuat jadi seorang yang ragu-ragu nanti.

Tetapi, kata larangan itu bisa masih dilemparkan orang-tua saat anak betul-betul dalam bahaya. Seumpama, saat tangan anak ingin dimasukkan pada socket atau colokan listrik.

"Masih bisa memakai kata jangan untuk larang sang kecil tetapi saat anak betul-betul dalam bahaya. Orang-tua memang seharusnya buka ruangan eksplorasi pada anak seluas-luasnya. Tapi bila pada beberapa hal beresiko serta benar-benar konsep, masih bisa memakai kata 'jangan' untuk keselamatannya," katanya.

Psikolog Ratih menjelaskan, bila telah kebanyakan menjelaskan kata "jangan". Orang-tua dapat menunjukannya bahaya itu dengan memengang tangan anak, sekalian mengatakan dengan perlahan-lahan bila itu beresiko," katanya.

Orang-tua perlu memperhatikan gerak-gerik anak untuk pastikan ia tidak lakukan hal beresiko. Langkah yang lain, semua beberapa benda yang mempunyai potensi mencelakakan buah kesayangan sedapat mungkin jauhi dari anak seperti ujung benda yang tajam.

No comments:

Post a Comment