Tuesday, June 23, 2020

Kenali Kebenaran Berkaitan Beberapa Mitos Tentang Melahirkan

Gampangnya peredaran info berkaitan kesehatan mengakibatkan banyak mitos serta kabar yang tidak betul ikut juga tersebar serta dipercayai. Salah satunya info yang kurang pas ialah mitos jika air kelapa dapat memudahkan di saat melahirkan.

"Ibu minum kan (airnya) masuknya ke lambung bukan vagina. Bagaimana triknya kelapa dapat membuat lancar (persalinan). Saya tidak mengerti yang buat mitos itu siapa," tutur dokter ahli kebidanan serta muatan RS Pondok Indah – Puri Indah, Eric Kasmara dalam webinar waktu lalu dikutip dari Di antara.



Disamping itu, ada asumsi wanita yang telah lakukan persalinan dengan cara C-Section tidak dapat melahirkan normal. Menurut Eric, bila persalinan anak pertama dilaksanakan dengan cara bedah sesar, masih ada peluang untuk anak ke-2 dilaksanakan normal atau Vaginal Birth After Cesarean (VBAC).

Tetapi, ada banyak hal yang penting diingat diantaranya, jarak persalinan 18-24 bulan, irisan bedah sesar pada rahim awalnya transversal rendah (horizontal). Hal yang lain, ibu belum lakukan operasi besar pada rahim contohnya miomektomi, ketebalan fragmen bawah rahim (SBR) di atas 4 milimeter.

Kecuali menyinggung persalinan bedah, ada pula info tersebar yang mengatakan jika ibu hamil positif COVID-19 karena itu bayi akan terjangkiti COVID-19. Sekarang ini belumlah ada bukti apa virus pemicu COVID-19 dapat menyebar ke bayi dari ibu hamil baik waktu hamil atau persalinan.

"Penyebaran lewat droplet bukan lewat plasenta, jadi jika telah dilahirkan itu yang mempunyai potensi menyebarkan," kata Eric.

Tetapi, untuk hindari bayi terserang COVID-19, seharusnya ibu memakai masker waktu lakukan inisiasi menyusui awal (IMD), tetap lakukan hand hygiene serta pastikan tangan bersih sebelum menggenggam bayi, serta hindari bayi dari lawatan orang dewasa. Asumsi salah yang lain, persalinan di dalam rumah sakit ibu serta anak semakin aman dibanding di dalam rumah sakit umum.

No comments:

Post a Comment